Dimana lelahku?
Kiranya lumpuh tertimbun zaman
Mematung dengan nyawa usang
Disini luluhku
Meraja
Mencambuk si ratu tega
Iba pada air mata buaya
Seolah perih itu gurih
Seakan sesat itu lezat
Berpestalah si insan jalang
Kekal sudah kemenangan liciknya
Entah kapan aku mampu menghukum dia lebih berat dari dosanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar